Conte Maklumi Kekalahan Chelsea Dari Crystal Palace

Conte Maklumi Kekalahan Chelsea Dari Crystal Palace

Ketimbang terus memikirkan kekalahan dari Crystal Palace, menurut manajer asal Italia, lebih baik bagi dirinya untuk memandang laga ke depan yang tak kalah penting, melawan Manchester City. Conte sendiri juga mengakui bahwa Crystal Palace tampil sangat bagus dalam laga tersebut.

Conte Maklumi Kekalahan Chelsea Dari Crystal Palace

Pemuncak klasemen, Chelsea, baru saja telan kekalahan mengejutkan kala bermain di kandang sendiri melawan Crystal Palace. Meski tentu kekalahan tersebut memalukan karena berlangsung di Stamford Bridge, namun manajer Antonio Conte memakluminya.

Bermain di kandang sendiri, Chelsea sempat unggul lebih dulu, sebelum akhirnya tim tamu, Crystal Palace mencatatkan Comeback Luar biasa lewat torehan dua gol balasan. Kekalahan tersebut memang tak menggoyahkan posisi The Blues di puncak klasemen sementara, namun selisih poin mereka kini menipis jadi tujuh angka dengan Tottenham Hotspur yang menang 2-0 atas Burnley di pekan yang sama. Namun demikian, Conte tak lantas kecewa dan terus terhanyut dalam perasaan tersebut.

“Seperti inilah sepakbola, memang kami kecewa, ketika mencetak gol pembuka, lalu kebobolan dua gol balasan hanya beberapa menit berselang. ya. Ketika Anda kebobolan dengan cara seperti itu maka Anda harus memahami situasi dan mengoreksi kesalahan yang ada.”

“Dalam setiap laga di Inggris, semua hal bisa terjadi, apalagi kami berhadapan dengan tim tangguh seperti Crystal Palace. Ya, Kami mengakui bahwa mereka tampil bagus dalam pertandingan tadi.”

“Sekarang kami harus memikirkan laga selanjutnya. Jika kami memenangkan laga ini maka akan senang, Namun sekarang yang paling penting adalah bagaimana kami bermain di laga kontra Manchester City nanti,” ujar manajer asal Italia tersebut kepada BBC Sport setelah pertandingan.

Chelsea akan menjamu City dalam lanjutan Liga Primer tengah pekan ini di Stamford Bridge.

Fans Sejati Espanyol, Pochettino Tak Sudi Latih Barca

Fans Sejati Espanyol, Pochettino Tak Sudi Latih Barca

Juru taktik asal Argentina itu mengakui adanya pertemuan dengan Presiden Barcelona, Josep Maria Bartomeu, namun ditegaskan juga oleh Pochettino bahwa pertemuan tersebut berlangsung secara tidak disengaja di sebuah bar, karena Presiden Raksasa Catalan adalah salah satu teman nya sejak dulu.

Fans Sejati Espanyol, Pochettino Tak Sudi Latih Barca

Bos Tottenham Hotspur Mauricio Pochettino menepis gosip bakal membesut Barcelona  di masa depan dengan menyebutnya mustahil. Alasan utamanya adalah karena dia merupakan salah seorang Fans Espanyol, rival sekota Barcelona.

Sebagaimana diketahui, Juara bertahan La Liga Spanyol tersebut memang tengah mencari manajer baru mengingat Luis Enrique dipastikan mengakhiri perjalanan karirnya sebagai pelatih di Camp Nou pada akhir kompetisi nanti. Sejumlah kandidat muncul, dan yang paling terdekat adalah manajer Tottenham, Mauricio Pochettino.

Spekulasi meningkat setelah juru taktik Argentina tersebut kedapatan bertemu dengan presiden Barca Josep Maria Bartomeu namun Pochettino menegaskan pertemuan tersebut terjadi secara tidak sengaja.

“Sebenarnya pertemuan tersebut sama sekali tidak disengaja, karena dia adalah teman saya sejak dulu, bahkan sebelum dia menjadi bagian dari petinggi Barcelona. Anda tahu, di sana banyak orang melihat dan kami bertegur sapa.”

“Pertemuan itu hanya berlangsung selama lima menit saja, dan tentu saja rumor sangat mustahil untuk dihentikan, namun saya adalah seorang fans Espanyol. Menangani Barcelona, sama saja seperti Daniel Levy (direktur Tottenham) memecat saya dan setelah beberapa tahun tetap mustahil bagi saya untuk kemudian menangani Arsenal.”

“Dalam sepakbola memang sulit menjaga nilai dan kesetiaan. Saya adalah fans yang sangat setia dengan Espanyol. Saya cinta Espanyol dan seperti sekarang bersama Tottenham akan mustahil untuk saya hijrah ke Arsenal.” Kata pochettino kepada reporter.

Profil dan Biodata Lengkap Maverick Vinales

Profil dan Biodata Lengkap Maverick Vinales

Pebalap berusia 22 tahun asal Spanyol ini baru saja berhasil finish sebagai juara di balapan pertama MotoGP 2017 di Qatar, mengalahkan para seniornya. Tentu, dengan keberhasilannya itu, banyak yang penasaran siapa sebenarnya Maverick Vinales dan seperti apa sosok pebalap yang satu ini.

Profil dan Biodata Lengkap Maverick Vinales

Maverick Vinales Ruiz, atau yang lebih dikenal sebagai Maverick Vinales, merupakan seorang atlet balap professional asal Spanyol yang bekerja sama dengan Yamaha Movistar dalam adu cepat di atas Sirkuit. Dia berasal dari Italia, dan lahir pada tanggal 12 Januari 1995 silam. Kemenangannya di Sirkuit Losail beberapa waktu lalu menghadirkan sejulah rekor anyar bagi Vinales. Adapun, berikut adalah profil lengkap dan biodata maverick Vinales.

Nama Lengkap : Maverick Vinales Ruiz
Tempat Lahir : Figuerez, Spanyol
Tanggal Lahir : 12 Januari 1995
Tim Balap : Yamaha Movistar
Tahun Debut Balap : 2015
Nomor Balap : 25

Sebenarnya, sebelum berada satu tim dengan Valentino Rossi sejak tahun 2016 kemarin, Vinales adalah salah satu bagian dari tim Suzuki, bahkan dalam balapan debutnya bersama dengan Suzuki, Vinales sukses menaiki podium juara. Tak heran dia adalah pebalap kedua dalam sejarah yang mampu memenangi Race debut bersama dengan dua pabrikan berbeda (Suzuki dan Yamaha).

Tapi sebenarnya, sebelum berhasil menjadi juara di GP Losail kemarin, Vinales sudah menghadirkan kejutan di ajang Pra Musim dengan memenangkan semua Race, tak heran jika dia kemudian mencatatkan awal yang bagus pada MotoGP Seri 2017 kali ini di Sirkuit Losail.

Di usia 22 tahun, Vinales adalah pebalap muda yang tampil gemilang, dia kini jadi idola baru yamaha, namun tentu pantang jemawa karena masih banyak race yang harus dia mainkan tahun ini.

Juara di Losail, Ini Torehan yang Capai Vinales

Juara di Losail, Ini Torehan yang Capai Vinales

Pebalap asal Italia, Maverick Vinales, yang menjalani debutnya di gelara MotoGP tahun ini di Qatar bersama dengan Yamaha Moviestar berhasil finish di peringkat pertama. Kemenangan ini faktanya menghadirkan sejumlah torehan istimewa bagi pria berusia 22 tahun tersebut.

Juara di Losail, Ini Torehan yang Capai Vinales

Yang pertama, setelah berhasil paling dulu mencapai garis finish di Losail, Qatar, Vinales berhasil memasuki jajaran pebalap yang berhasil memenangi dua seri MotoGP Dengan produsen berbeda. Sebelumnya hal itu cuma dilakukan Valentino Rossi (Honda dan Yamaha), Max Biaggi (Yamaha dan Honda), Casey Stoner (Ducati dan Honda), dan Andrea Dovizioso (Honda dan Ducati). Sementara itu, Vinales sendiri pernah finish di urutan pertama saat masih membela Suzuki, tepatnya di edisi ke-12 MotoGP tahun 2016 lalu di Silverstone.

Tak Hanya itu, mengingat usianya masih 22 tahun, Vinales adalah rider termuda dalam sejarah setelah Mike Hailwood yang mampu mencapai rekor tersebut. Para pebalap senior seperti Valentino Rossi pun tidak bisa menyamai rekor Vinales saat masih muda dulu.

Namun selain Vinales, ada beberapa rider lain di masa lalu yang pernah mencapai garis finish paling pertama dengan Yamaha dan Suzuki, mereka diantaranya adalah Barry Sheene, Randy Mamola, dan Jack Middelbur.

Sementara itu torehan istimewa berikutnya adalah, Maverick Vinales berhasil mengikuti jejak rekan setimnya, Valentino Rossi. Masih ingat betul saat Rossi memenangkan balapan debutnya bersama Yamaha pada tahun 2004 silam di Afrika Selatan.

Menarik juga bagi yamaha, karena kemenangan Vinales membuat mereka selalu menaklukan Sirkuit tersbut dalam tiga edisi terakhir secara beruntun, masing-masing oleh Rossi di 2015, Jorge Lorenzo pada 2016, dan Vinales di 2017.

Inilah Rentetan Proram Jr. NBA 2017 Di Indonesia

Inilah Rentetan Proram Jr. NBA 2017 Di Indonesia

Jr. NBA 2017 tengah digelar di Indonesia, ada beberapa kota yang ‘beruntung’ mendapatkan kesempatan emas dikunjungi oleh para pencari bakat NBA, antara lain Jakarta, Bandung dan Surabaya. Lantas, bagaimana program yang akan dijalankan sepanjang berada di Tanah Air?

Inilah Rentetan Proram Jr. NBA 2017 Di Indonesia

Tipp Of Ceremony, itu adalah acara pertama yang digelar , acara pembuka yang berlangsung di Cilandak Sports Center, dimana anak-anak usia 5 hingga 14 tahun diperbolehkan ikut dalam acara tersebut. Adapun Tipp Off Ceremony sendiri juga sebagai pertanda dibukanya Open Clinic pada Area Jakarta, dimana program ini akan berlangsung selama dua hari setelahnya.

Sementara itu, di Bandung dan Surabaya acara tersebut sudah digelar lebih dulu, pada akhir Februari di Bandung, sementara di Surabaya digelar pada awal bulan ini. Namun, ada satu tambahan acara, Coaches Clinic yang kabarnya berlangsung selama satu hari. Serangkaian acara itu dipimpin langsung oleh Chrisopfer Sumner, selaku Head Coach dari Jr. NBA Kawasan Asia Tenggara.

Program tersebut nantinya ditargetkan bakal menghasilkan 1000 siswa dari 200 sekolah untuk ikut Jr. NBA Selection Camp pada 26-27 Agustus 2017 mendatang. Ketika sudah sampai pada tahapan tersebut, akan ada tempat yang berbeda untuk kategori anak usia 5-9 tahun, dan anak pada usia 10-14 tahun, karena ada beberapa hal yang belum bisa diterapkan pada anak dibawah usia 10 tahun.

Nantinya, akan terpilih 32 Putra dan 32 Putri yang berusia 10 sampai 14 tahun untuk bisa mengikuti Jr. NBA National Training Camp, dimana kegiatan tersebut rencananya akan digelar pada tanggal 8 sampai 10 September mendatang.

Menariknya, tahapan ini akan melibatkan legenda atau pemain NBA. Dari sini hanya akan diambil delapan peserta putra dan putri yang akan mengisi Jr. NBA Indonesia 2017 All Stars. Pada puncaknya, para finalis Jr. NBA Indonesia 2017 ini akan digabungkan dengan para finalis Jr. NBA 2017 dari negara Asia tenggara lainnya untuk diterbangkan ke China.